Minggu, 27 April 2014

TINJAUAN UMUM ETIKA

Definisi Etika :
  • Ilmu tentang apa yang baik dan buruk, tentang hak dan kewajiban moral.
  • Kumpulan azas/nilai yang berkenaan dengan akhlak.
  • Nilai yang benar dan salah yang dianut oleh masyarakat.
Asal usul kata etika berasal dari yunani “ethos” yang berarti adat istiadat/kebiasaan yang baik.
                Interaksi adalah hal penting, secara tidak langsung kita menginginkan respon oranglain baik kepada kita. Yang harus diperhatikan dalam interaksi adalah kita butuh oranglain namun oranglain belum tentu butuh kita. Maka secara otomatis yang kita kerjakan yang terbaik. Apabila implementasi atau respon orang lain tidak baik itu tid
ak masalah karena kita sudah melakukan yang terbaik. Dengan sudut pandang kita butuh orang lain namum orang lain belum tentu butuh kita tentu akan membuat kita berpikir, bersikap, bertutur kata agar tidak menyinggung orang lain.
Perkembangan etika
Studi tentang kebiasaan hidup manusia berdasarkan kesepakatan. Menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangaian manusia dalam kehidupan pada umumnya.
Faktor yang mempengaruhi pelanggaran etika :
  1. Kebutuhan individu 
  2. Tidak ada pedoman
  3. Perilaku & kebiasaan individu
  4. Lingkungan tidak etis
  5. Perilaku orang yang ditiru
Sangsi pelanggaran etika :
  • Sangsi sosial = Skala relatif kecil dipahami sebagai kesalahan yang dapat “dimaafkan”
  • Sangsi hukum = Skala besar, merugikan orang lain. Hukum pidana menempati prioritas utama diikuti olah hukum perdata.
              Teknologi adalah segala sesuatu yang diciptakan manusia untuk memudahkan pekerjaannya. Kehadiran teknologi membuat manusia kehilangan sense of human yang alami.
Emosi “touch” yang semakin tumpul karena jarak dan waktu semakin biasdalam teknologi informasi.
Peranan nilai dan moral dalam profesi bidang IT :
  1. Memiliki kesadaran yang baik, nilai & moral adalah alat yang paling efektif untuk mencegah dam mengarahkan segala perbuatan manusia.
  2. Hal ini karena nilai dan moral bisa berjalan jika ada kesadaran.
  3. Memang kelemahannya adalah alat kontrolnya apa >> sangat sulit dicari
  4. Maka muncul hukum, hukumpun tidak akan ada artinya tanpa dudukung oleh nilai moral& moral yang baik.
  5. Mendorong pertumbuhan ekonomi informasi teknologi
  6. Sebagai pengendali dari pemanfaatan dan pengembanga IT.
  7. Memberikan batasan-batasan berupa aturan terhadap segala sesuatu yang baik dan buruk.
  8. Meningkatkan kualitas, peran serta msyarakat dalam penyelenggaraan sistem untuk menerapkan ilmu tentang TIK


4 (empat) PILAR KETERAMPILAN HIDUP

1. Personal
Merupakan pilar yang paling penting. Personal sebagai seorang individu yang berkualitas ada 3 langkah :

a. Sense of Self (SOS)
kepekaan terhadap diri sendiri, tahapan pertama yang dimiliki manusia, apabila manusia memiliki kepekaan dia tahu harus bagaimana bersikap (Tahu Diri) tau benar dan salah.

b. Personal Master (PM)
Seorang Pribadi yang punya prinsip menjadi dirinya seutuhnya, tidak mudah terombang-ambing. seseorang yang punya hati nurani. seseorang yang punya pedoman kepada tuhan yang maha esa.

c. Personal Power (PP)
Kharisma, Kewibawaan
yang merupakan anugerah dari Tuhan yang nantinya membawa kebijaksanaan yang membuat orang-orang tertarik sehingga menjadi pengikutnya.

2. System Thinking Skill
Sistem harus dibangun dengan orang yang baik dan tahu diri. apabila sistem dibangun dengan orang yang tidak baik maka sistem yang akan dibuatpun akan menjadi buruk atau mudah diakali.

3. Strategy Thinking Skill
Apabila sistem berjalan dengan bagus maka strategipun akan menjadi bagus.

4. Relation Thinking Skill
ketika relasi apapun yang anda miliki maka menjadi seseorang yang seutuhnya (menaati peraturan sebagai bentuk tanggung jawab).

ketika kita berbicara etika profesi berarti kita bicara tentang komunikasi antara diri sendiri dengan orang lain. Apabila sadar diri dan menyadari potensi kita, kita akan dapat melampaui batas.
 Sadar adanya etika membuat kita tidak berlaku seenaknya. dengan etika kita tidak akan melanggar peraturan menjadi manusia yang taat terhadap aturan.

Karena krisis percaya diri kita tidak dapat menjadi manusia yang unggul. Tuhan menciptakan manusia dengan sempurna dan Tuhan tidak akan memberikan cobaan melampai batas kemampuan manusia, maka bersyukurlah. Apabila personal power muncul maka manusia tersebut akan menjadi manusia yang hebat. Menghargai diri sendiri merupakan etika kepada diri sendiri  dengan melakukan dan memberi yang terbaik. Ilmu etika profesi harus disertai dengan implementasi.

HUBUNGAN ETIKA, FILSAFAT, DAN ILMU PENGETAHUAN

Bagaimana hubungan antara etika, filsafat, dan ilmu pengetahuan?
Berikut ini adalah beberapa gambaran dari hubungan antara etika, filsafat, dan ilmu pengetahuan.
1
Jika dilihat dari gambar di atas, dapat dilihat bahwa etika menjadi inti dari ilmu pengetahuan dan filsafat. Dalam 3 pilar kesuksesan manusia, diilustrasikan hubungan-hubungannya seperti di bawah ini.
2
Dari ilustrasi di atas, etika juga menempati posisi yang penting sebagai pondasi bagi ilmu dan keahlian.
Mengapa suatu negara dapat maju?
Suatu negara dapat maju karena mampu memegang teguh menerapkan sikap seperti di bawah ini:
  • Etika sebagai prinsip dasar kehidupan sehari-hari
  • Kejujuran dan integritas
  • Bertanggung jawab
  • Hormat pada aturan dan hukum masyarakat
  • Hormat pada hak orang lain
  • Cinta pada pekerjaan
  • Berusaha keras untuk menabung dan berinvestasi
  • Mau bekerja keras
  • Tepat waktu
Pentingnya etika menentukan kelangsungan suatu peradaban manusia, selalu relevan sepanjang masa. Etika sangat berperan bagi kemajuan suatu bangsa, karena kebobrokan suatu negara disebabkan dari kurangnya etika yang baik. Dari 2 gambar di atas tadi, kita bisa menyimpulkan bahwa etika menjadi inti atau pondasi dari berbagai ilmu dan keahlian.

PENGERTIAN ILMU ETIKA

Apa itu Etika?
Etika adalah ilmu yang membahas tentang perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Etika disebut pula akhlak (berasal dari bahasa Arab “akhlaq”) atau disebut pula moral (berasal dari bahasa Latin “mores”) yang memiliki arti adat kebiasaan.
Apa tujuannya mempelajari Etika?
Tujuan mempelajari etika adalah untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu. Etika biasanya disebut ilmu pengetahuan normatif sebab etika menetapkan ukuran bagi perbuatan manusia dengan penggunaan norma tentang baik dan buruk.
Terdapat 3 pilar kesuksesan manusia, yaitu:
  1. Ilmu
  2. Keahlian
  3. Berpondasi pada etika
Seberapa pentingkah Ilmu bagi kita?
Mencari ilmu harus dengan niat menghilangkan kebodohan sebagai salah satu upaya dalam mencari ridha Allah SWT. Mencari ilmu dengan sungguh-sungguh dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, yang mana kelak akan menjadi jalan yang lebih baik bagi kita. Ilmu juga dapat membuat seseorang menjadi mulia dan terhormat, karean ilmu merupakan salah satu anugrah dari Allah SWT.
Seberapa pentingkah Keahlian bagi kita?
Ilmu teori tanpa praktek tidak akan berguna sepenuhnya. Kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan teknis ditentukan dari seberapa mahir dia menguasai hardskill. Lifeskill berupa softskill seseorang sangat berpengaruh terhadap bagaimana dia beradaptasi dan menguasai berbagai prestasi. Semakin banyak pengalaman seseorang maka akan semakin cepat dia menyelesaikan berbagai masalah.
Seberapa pentingkah Etika bagi kita?
Etika bersifat universal. Manusia dapat menjadi makhluk yang bagus atau hancur dilihat dari etika dari masing-masing. Tanpa adanya etika, sebanyak apapun ilmu yang dipelajari dan sehebat apapun keahlian yang dimiliki, orang lain akan memandang kita buruk. Karena itulah, etika menjadi salah satu elemen yang penting dalam kehidupan sosial.